Siang itu, Arman dan Arsya datang ke rumah kakek dan nenek mereka bersama pasangan masing-masing, Tanti dan Dede. Awalnya Arman hanya menelepon untuk memberi kabar bahwa mereka ingin berkunjung ke rumah orang tua Mama Ana itu. Namun, karena sudah lama kakek dan neneknya tidak bertemu si kembar, rencana sederhana itu berubah menjadi makan siang bersama. Mama Ana sebelumnya sudah memberi informasi bahwa Arman dan Arsya ingin membawa pacar mereka. Maka, sejak pagi dapur rumah orangtuanya itu sudah sibuk, bukan nenek Des yang sibuk, tapi tante Indha. Aroma masakan khas rumahan memenuhi udara, bercampur dengan suara tawa yang hangat. Kebetulan, Tante Indha, adik Mama Ana, tinggal di sana bersama suaminya. Ia memang tinggal di rumah itu untuk menemani orangtuanya karena saudara - saudaranya bed

