Bab 214

2640 Words

Setelah keluar dari toko dorayaki, Aidan masih memegang kotak kecil berisi sisa dorayaki yang tadi ia beli. Wajahnya terlihat sangat puas, seolah baru saja menemukan salah satu harta karun dari dunia yang selama ini hanya ia lihat di televisi. Tokyo di sekitar mereka tetap sibuk. Orang-orang berjalan cepat, lampu-lampu toko berkilau, dan suara khendaraan terdengar dari jalan besar yang tidak jauh dari tempat mereka berjalan. Matteo berjalan dengan langkah tenang sambil mendorong kereta bayi Althea. Bayi kecil itu duduk dengan nyaman di dalamnya, matanya terus bergerak melihat ke segala arah. Segala sesuatu di kota besar itu tampak menarik baginya. Sementara itu Zenia berjalan di sisi lain Aidan. Aidan tiba-tiba menunjuk sebuah gedung besar di depan mereka. “Mama… lihat itu.” Zenia me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD