69. Pekerjaan Baru

1377 Words

Elvano sedang duduk di meja makan, menyesap kopinya sembari mengecek beberapa email yang masuk, ketika suara langkah kaki terdengar dari arah tangga. Awalnya ia tak terlalu memperhatikan, mengira itu hanya Cecil atau Clara yang lewat. Namun saat bayangan seseorang jatuh tepat di hadapannya, Elvano mendongak. Dan terdiam. Evana berdiri di sana dengan penampilan terlalu rapi untuk sekadar berdiam diri di rumah. Kemeja warna pastel membalut tubuhnya dengan sederhana tapi anggun. Rambutnya tergerai rapi, wajahnya segar dengan riasan tipis. Tas kerja tersampir di bahunya. Elvano mengerjap, lalu meletakkan sendoknya. “Kamu mau ke mana?” tanyanya pelan. Evana tersenyum kecil. “Kerja.” Elvano menghela napas panjang, mencondongkan tubuh ke sandaran kursi. “Kupikir hari ini kamu masih ingin is

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD