Dalam waktu-waktu yang telah dilewati, hingga Artha bisa bawa ibu dan bapak ke rumah ini, kediaman Areta. Artha sudah benahi kehidupannya sendiri terlebih dahulu, lalu dia ajak ibu untuk tak tinggal lagi dengan bapak, itu pun atas inginnya ibu yang konon ingin terbebas, Artha hanya menaungi dan menjadi tempat ibu bergantung. Sempat terjadi debat, walau tak sampai jatuh talak, akhirnya rumah hasil beli Artha ditinggali oleh ibunya. Artha kembali merantau di ibu kota. Hingga acara lamaran pun sudah berlalu tanpa terasa. Artha balik ke rutinitas semula: kerja, kerja, kerja. Tapi bedanya sekarang ada Areta, Areta, dan Areta. Telah dia beritahukan di mana tempat tinggal sementaranya, tentu kamar kos. Juga di mana tempat Artha mengais rezeki, dia kabarkan segalanya agar Reta tahu jika seperti

