Reta melihat mahasiswa tingkat akhir selayak Om Alan dan kawan-kawan sudah mulai sibuk, katanya sidang skripsi akan segera dilaksana. Waktu benar-benar cepat berlalu, dan Reta melewatinya tanpa ada perasaan apa-apa dengan Artha. Setengah tahun lebih usia hubungan Reta dengan Fajar, dan Reta sudah akrab pada orang tua sang pacar. Tak ada alasan baginya untuk mengingat kisah lama bersama sosok Artha. Entah apa kabarnya. Sekalipun bertemu, Reta tak begitu peduli. Seperti hari ini. Seorang Artha tak ada lagi dalam kisah hidup Areta. Tentu Reta sudah melupakannya, bersih, hati dan pikiran Reta diisi oleh Fajar seorang. Lantas, saat ini ... Reta diajak Kak Fajar dan teman-temannya, bahkan Om Alan juga memperbolehkan Reta membawa Riska maupun Gissa, untuk nongki-nongki bersama mereka.

