"Sulit melihatmu beberapa hari terakhir, Sayang," ujar Bian, melantunkan sebuah sindiran bernada halus. Pria yang tak dapat jawaban itu mencoba memastikan sekali lagi, apakah yang ia katakan dapat menggoyahkan Soraya atau tidak. Nyatanya, lirikan mata yang mulai awas dengan keadaan itu tak dapat respon apa-apa. Suasana di sana terlalu dingin, tidak ada sepatah pun jawaban yang diberikan untuk kalimatnya. "Ra?" panggil sosok yang sama, mulai kesal. "Kamu enggak jawab pertanyaanku, apa kamu dengar yang aku katakan atau memang enggak mau jawab walau sudah dengar?" Wanita cantik dengan rambut bergelombang itu masih asik memeriksa laporan di Ipad-nya, begitu acuh dengan pria berkacamata yang sedang berkendara. Ia bahkan tak bergumam sedikitpun, ini memilukan. Bagaimana ia bisa bersikap s

