Zalman yang semula mengatakan ingin pergi mencari udara segar tak membuang waktu dan segera menelpon Soraya. Cukup lema sebelum wanita itu mengangkat panggilan darinya. "Saya punya permintaan, Ra," seloroh pria itu, cepat sekali. Tepat setelah telpon tersambung, tanpa menunda lagi Zalman segera mengatakan keinginannya. "Saya mau kamu mulai melakukan persiapan acara amal. Kegiatan tahunan kita, seperti biasa. Tapi jadwal waktunya dipercepat." Terdengar kagetan dari seberang. Zalman bahkan sampai menjauhkan ponsel dari telinganya sebab suara teriakan Soraya yang begitu besar. "Ada yang salah, Ra. Saya terpaksa mengatakan hal ini, tentang rencana amal ke Ghina, karena dia mendengar kita semalam." Zalman mengumpati kebodohannya karena berbicara terlalu keras. Jelas saja Ghina terbangun k

