Desas Desus Tatapan Pak minto

1751 Words

Suasana di ruang tamu rumah panggung itu masih menyisakan sisa-sisa ketegangan yang ganjil dan pekat. Meski Vita dan Cici sudah masuk sebentar ke dalam untuk memakai pakaian dalam setelah ditegur Revan di dapur tadi, aura sensual yang tadi sempat meledak saat Andi melihat "pemandangan rahasia" masih terasa menggelayut di benak pemuda itu. Revan kembali duduk bersila dengan gaya santai yang dipaksakan. Ia menyesap sisa kopi pahitnya yang sudah mulai mendingin dan terasa makin getir di lidah, sementara rokok kretek di tangannya terus mengepulkan asap putih yang menari-nari di udara pagi. Asap itu seolah menjadi tirai yang menutupi kegelisahan di wajahnya. Andi, yang duduk tepat di hadapan Revan, tampak masih berusaha keras menormalkan detak jantungnya yang berpacu liar. Wajahnya masih meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD