RATU JIN YANG TANTRUM DAN JEJAK YANG BUNTU

1109 Words

Malam di Desa Ghadita seolah-olah sedang menunjukkan taringnya. Kegelapan di bawah rimbunnya pohon jati itu bukan lagi sekadar gelap biasa; rasanya pekat, dingin, dan seolah-olah memiliki massa yang menekan d**a Revan. Suara serangga malam yang biasanya menjadi musik latar yang menenangkan, kini terdengar seperti ejekan bagi Revan yang sedang berdiri mematung memegang sebelah sandal Swallow hijau milik Dika. "Ayu... tolonglah, jangan sekarang ngambeknya. Ini masalah nyawa, Dika itu sahabatku dari kecil!" Revan mencoba melembutkan suaranya, meski dalam hati ia ingin sekali berteriak frustrasi. Ayu, sang Ratu Jin dari Kerajaan Astina Pura yang sudah punah, sama sekali tidak peduli. Ia melayang-layang rendah di depan wajah Revan, daster merah tipisnya berkibar pelan meski tidak ada angin. W

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD