Rahasia Dan Sumpah Di gubuk Tua

1950 Words

Keheningan di dalam gubuk tua itu terasa begitu berat dan mencekam, seolah dinding bambu yang lapuk itu menjadi saksi bisu atas dosa yang baru saja tertuang. Cahaya sore yang berwarna jingga kemerahan menerobos masuk lewat celah-celah dinding, menyinari dua tubuh manusia yang masih polos tanpa sehelai benang pun di atas balai-balai bambu. Revan bersandar pada dinding kayu yang kasar, napasnya mulai teratur meski dadanya masih naik-turun dengan cepat. Namun, pusakanya yang besar, tebal, dan berurat itu masih tampak tegang sempurna, terekspos jelas dengan sisa-sisa cairan dan sedikit noda merah darah perawan yang mulai mengering di ujungnya. ​Di sampingnya, Sari terbaring meringkuk seperti janin. Tubuhnya yang mungil tampak bergetar hebat. Matanya menatap kosong ke arah noda darah yang memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD