Pergulatan batin Di Gubuk

2517 Words

​Suasana di dalam gubuk tua yang tersembunyi di balik rimbunnya pohon pisang itu terasa semakin pekat dan menyesakkan. Udara lembap yang merembes dari celah-celah dinding bambu membawa aroma tanah basah, namun semua itu kalah oleh aroma tubuh Sari yang begitu manis—aroma seorang gadis perawan yang sedang berada dalam puncak ketakutan, rasa syukur, sekaligus gairah yang baru saja terbangun. Revan masih terduduk kaku di atas balai-balai bambu yang berderit. Napasnya pendek-pendek, sementara jantungnya berdegup seperti hentakan palu yang menghantam d**a dengan keras. ​Tangan Revan masih gemetar hebat. Telapak tangannya secara tidak sengaja mendarat di atas gundukan kenyal di balik kain tipis daster Sari. Jari-jarinya merasakan sensasi panas yang menjalar ke seluruh saraf, membuat pusakanya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD