Jilid II - 84: Sensitif

1604 Words

Tak terasa, tanggal wisuda Awan sudah diumumkan. Hal itu membuat Nara mengajukan usul, bagaimana kalau beli bajunya seragaman? Sekarang? Lebih cepat lebih baik, kan? Padahal niatnya, Awan nggak mau beli baju lagi. Kan masih ada pakaian senada bekas wisuda Ainara. Itu juga dipakainya baru sehari, sayang kalau mesti beli baru lagi. Ya, mending kalau cuma buat couple suami istri. Lah, ini? Bocil-bocilnya nggak mungkin non-seragaman, kan, nanti? Pasti harus sama juga. Namun, justru itu. Kata Nara, sekarang ini beda. Bukan hanya ada trio bencana, tetapi ada Baby Rinai juga. Mesti dipakaikan baju yang serupa. Lucu, deh, pasti. Nara mengusulkan untuk foto studio lagi. Jadinya, mau nggak mau Awan keluar modal sekian rupiah untuk menyenangkan istri. Iya, Nara kelihatan senang sekali. Dia suka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD