21. Cinta yang Terlalu Besar untuk Satu Hati

1673 Kata

Di lantai tertinggi gedung Dominic Group milik Gerald, Toni berdiri di depan meja kerja Gerald. “Tuan, kabar tentang proyek itu sudah mulai tersebar.” Gerald tidak langsung menjawab. Ia sedang menatap layar ponselnya. Sebuah foto. Foto dari kamera lobby beberapa hari lalu. Ririn. Perempuan itu tampak berdiri di sana dengan wajah sedikit gugup. Gerald memperbesar gambar itu perlahan. “Bagus,” katanya akhirnya. “Investor mereka sudah mulai ragu.” Toni mengangguk. “Beberapa bahkan sudah mempertimbangkan untuk menarik dana mereka.” Senyum tipis muncul di bibir Gerald. Tenang. Dingin. Seolah semuanya berjalan tepat seperti yang ia rencanakan. “Biarkan saja,” ujarnya santai. “Tidak perlu terburu-buru.” Gerald menaruh ponselnya di meja. Matanya kembali menatap ke luar jendela.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN