19. Kambing Hitam

1357 Kata

Lila sebenarnya bukan orang yang mudah panik. Selama bekerja sebagai sekretaris Gerald, ia sudah terbiasa menangani berbagai proyek besar perusahaan. Bahkan bisa dibilang, hampir tidak ada rencana penting yang luput dari pengetahuannya. Setiap kerja sama baru. Setiap pertemuan bisnis. Setiap proposal yang masuk. Biasanya semua akan melewati mejanya terlebih dahulu. Karena itu, ketika tanpa sengaja ia mendengar beberapa staf membicarakan proyek kerja sama dengan perusahaan Hartono, langkah Lila langsung terhenti. Perusahaan Hartono. Perusahaan keluarga Aldo. “Katanya nilai proyeknya besar,” ujar salah satu staf. “Iya, langsung ditangani oleh Tuan Gerald langsung dan tim khususnya.” Jantung Lila berdetak lebih cepat. Ia mengerutkan kening. Proyek sebesar itu… namun ia sama sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN